21 Oktober 2018

492 Tahun Kabupaten Serang, Genjot Infrastruktur Jalan Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Di usianya yang menginjak 492 tahun, Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah bersama Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, fokus pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan.

“Saya ingin kesejahteraan masyarakat tercapai, persoalan-persoalan terselesaikan, seperti persoalan pengangguran, keadaan ekonomi masyarakat semakin baik, itu yang paling utama. Kemudian soal kesehatan mereka terjamin. Sejauh ini Kabupaten Serang masih fokus ke pelayanan kebutuhan dasar, karena pengangguran masih tinggi, masih terus diupayakan agar ada solusi yang signifikan,” kata Ratu Tatu Chasanah, Ahad (7/10/2018).

Menurut Tatu, yang dilakukan pemkab saat ini untuk pengentasan pengangguran melalui penganggaran khusus untuk pelatihan kerja. Dengan kemampuan anggaran yang terlalu besar, dia berharap kontribusi dari pihak swasta atau dari pihak perusahaan bisa ikut membantu.

“Itu yang selalu saya sampaikan ke perusahaan-perusahaan, meminta kalau masyarakat Serang ini keahliannya tidak punya. Maka, ini juga tanggung jawab perusahaan untuk melatih. Kalau persoalannya anggaran, ayo kita sharing dengan pemda. Tapi, keterlibatan perusahaan wajib ada, karena mereka berusaha di Kabupaten Serang,” ucapnya.

Begitu juga persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Serang, kata Tatu, memang masih cukup banyak. Dari total 12.700 RTLH, sudah 3700 RTLH dibangun. Sedangkan sisanya, 9.000 RTLH yang belum tertangani. “Di 2019, kami rencanakan ada 800 RTLH yang akan direhab. Kami menganggarkan dari APBD, belum ditambah CSR BJB, Hipwis, Koperasi, Baznas, dari pusat juga. Jadi di 2019 diharapkan lebih dari 1.000 RTLH yang ditangani,” ucapnya.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Serang, dari total panjang jalan Kabupaten Serang 601 kilometer dengan 119 ruas, sudah 63 persen atau 352 kilometer jalan dalam kondisi mantap atau konstruksi beton. Saat ini, tersisa 249 kilometer jalan Kabupaten Serang yang belum mantap dan akan dituntaskan di 2020.

Jika dilihat dari progresnya, kata dia, semua upaya pemkab dalam pemenuhan pelayanan dasar untuk masyarakat Kabupaten Serang terlihat progresnya. Berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang pada tahun 2017 telah mencapai 65,60, atau meningkat 0,48 poin dibandingkan tahun lalu yang sebesar 65,12. “Kita lihat dari indikator IPM. Walaupun tidak banyak, tapi ada kenaikan,” katanya.

Dari penilaian pemerintah pusat terkait Pemkab Serang, kata dia, Pemkab Serang mendapatkan poin bagus. “Itu juga bukti bahwa secara kinerja Pemkab Serang diakui oleh pemerintah pusat bahwa kami bukan hanya on the trek, tapi punya prestasi. Saya dan semua jajaran pemkab inginnya untuk semua prestasi itu agak ngebut, supaya soal kemiskinan dan pengangguran terselesaikan. Tapi kan tidak semudah itu ternyata,” tuturnya. (*)

Progres Pembangunan dan Prestasi Kabupaten Serang: