21 Oktober 2018

AKCF 2018: Bupati Tatu Bidik Minat Wisatawan Asing

SERANG – Pemkab Serang untuk kali kedua menggelar event Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) setelah sukses digelar tahun lalu. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menargetkan, event unggulan Kabupaten Serang tersebut bisa menarik minat wisatawan dari mancanegara.

Sekadar diketahui, AKCF 2018 diawali dengan rangkaian kegiatan Ngagurah Dano di Kecamatan Cinangka, disusul Lomba Mancing Selat Sunda di Perairan Selat Sunda, Anyar. Kemarin, (7/9) kegiatan pameran atau AKCF Expo produk unggulan Kabupaten Serang, sekaligus pembukaan AKCF di halaman Pemkab Serang.

AKCF 2018 dibuka oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Turut hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Serang, dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang. Kegiatan diawali dengan pawai budaya yang disambut antusias tamu undangan dan masyarakat yang menonton di sekitar Alun-alun Barat, Kota Serang.

Acara juga dimeriahkan artis-artis ternama. Di antaranya pemeran sinetron Preman Pensiun Epy Kusnandar, Joe P Project yang menjadi pemandu acara, Chef Juna, dan masih banyak artis lain. Bupati dan pejabat lainnya juga berkesempatan meninjau produk unggulan yang dipamerkan di stan pameran, selain meninjau hasil karya komunitas bonsai yang dipamerakan di depan halaman pendopo. Sebelum akhirnya acara ditutup dengan konferensi pers.

Tatu berharap, event AKCF dapat menjadi daya tarik wisatawan. Bukan hanya wisatawan domestik, melainkan juga bisa menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Kabupaten Serang. “Kita harus fasilitasi potensi kita supaya bisa dikenal hingga mancanegara,” ujarnya.

Kata Tatu, Kabupaten Serang memiliki banyak destinasi wisata. Mulai dari wisata pegunungan, air panas, pantai, hingga wisata air terjun. Selain itu juga, banyak wisata kuliner yang tidak kalah dibandingkan daerah lainnya. “Makanan khas kita enggak kalah enaknya sama daerah lain. Ada sate bandeng, dan lainnya,” ujar politikus Partai Golkar ini.

Dijelaskan Tatu, event AKCF juga untuk memperkenalkan produk UMKM. Saat ini, banyak produk UMKM dari Kabupaten Serang yang sudah berkembang. Di antaranya Batik Kaserangan, Batik Anyer, dan produk sepatu, tas. Pada event AKCF juga mengundang sejumlah komunitas. Mulai dari komunitas mancing, pecinta burung, hingga para penghobi motor trail. “Untuk wisatawan asing sudah ada dari Kenya yang mendaftar sebagai peserta Fun Run 10K. Semoga makin banyak wisatawan asing yang terlibat,” harap ibu tiga anak itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berjanji akan mendukung penuh event AKCF setiap tahunnya. Menurut Andika, AKCF akan menggenjot kunjungan wisatawan, selain membangkitkan potensi UMKM di Kabupaten Serang. Pria yang akrab disapa Aa itu juga menilai, event AKCF bisa dinaikan levelnya menjadi event tingkat Provinsi Banten. “Sementara ini kita sedang mendorong pembangunan fasilitas penunjang wisata di Kabupaten Serang. Kami akan inisiasi fasilitas penunjang wisata agar wisatawan nyaman,” ujarnya.

Ketua Pelaksana AKCF 2018 Agus Erwana berpendapat, Anyar sudah menjadi wisata yang dikenal secara nasional. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang sering datang dari luar Provinsi Banten untuk sekadar berwisata keluarga. “Semoga event ini bisa terus dilakukan dan Anyer semakin ramai oleh wisatawan nasional dan internasional,” harapnya.

Terkait itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Tahyudin menambahkan, AKCF cukup signifikan mendongkrak kunjungan wisata. Hal itu terlihat dari kunjungan wisatawan yang terus meningkat pasca pelaksanaan AKCF tahun sebelumnya. “Wisatawan semakin ramai, peningkatan sampai 20 persen,” ucapnya. (Rozak-Nizar S/RBG)