16 Desember 2018

Pemkab Serang Sambut Obor Asian Games

ERANG –  Pemkab Serang telah menyatakan kesiapan untuk menyambut kirab obor Asian Games 2018. Pemkab Serang mengaku tidak mau kalah oleh daerah lain sehingga kirab obor yang melintas di wilayahnya dipastikan semarak.

Dari 51 daerah di Indonesia yang akan dilalui oleh pawai obor Asian Games, Banten diperkirakan akan dilintasi pada 9-10 Agustus mendatang. Perjalanannya akan dimulai dari Pelabuhan PT ASDP Merak hingga Museum Negeri Banten, Kota Serang.

Api obor Asian Games ini terbilang bukan sembarang api. Sebab api yang disebut sebagai api abadi ini berasal dari sinar matahari India yang diambil langsung di Stadion Nasional Dhyan Chand dengan menggunakan cermin parabola yang diarahkan ke matahari.

Asda 1 Pemkab Serang Agus Erwana mengatakan, penyerahan api obor dari Indonesian Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) rencananya akan diterima Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Kemunginan besar Pak Wakil. Karena pada tanggal 9 itu Bupati sudah masuk cuti (umrah) untuk berangkat subuh di tanggal 10,” ujar Agus usai mengikuti rapat kedua persiapan kirab obor yang diselenggarakan oleh Dispora Banten, Rabu(25/7).

Agus mengatakan, terdapat 10 titik lokasi yang dipersiapakan untuk menyambut kirab obor. Berbagai kesenian daerah akan turut memeriahkan acara penyambutan. Berdasarkan jadwal, rombongan kirab akan memasuki perbatasan Kabupaten Serang dari Kota Cilegon pada pukul 13.00 WIB 9 Agustus dan tiba di Kota Serang sekira pukul 17.30 di hari yang sama.

“Mulai dari Toyomerto, Kramatwatu, Wulandira, sampai ke Tasikardi. Setiap titik akan kami percayakan kepada kepala bagian dan kepala desa (kades) dalam setiap 500 meter. Akan kita sambut dengan kesenian tarian dan drumband. Setelah sampai di Tasikardi istirahat sejenak,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Banten Ai Dewi Suzanna mengaku dari tiga kota dan kabupaten di Banten yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kota Serang, semua telah menyatakan kesiapannya. Namun, rapat ketiga masih akan dilakukan lagi untuk mematangkan teknis persiapan.

“Kendala tetap ada. Nanti di tanggal 2 Agustus kita akan rapat lagi untuk pemantapannya. Untuk menentukan ketika saat sandar siapa yang menerima hingga sampai Museum Negeri Banten. Para pelajar di sejumlah sekolah yang ditunjuk juga akan turut memeriahkan penyambutan kirab obor,” katanya. (rbs/ibm/ags)