17 November 2018

Tingkatkan Kinerja Pendidikan, Bupati Serang Lantik 204 Pejabat Fungsional

SERANG – Sebanyak 204 pejabat fungsional yang bertugas di sektor pendidikan dilantik oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Lapangan Tennis Indoor Pemkab Serang, Rabu (30/5). Tatu meminta seluruh tenaga pendidik dapat mengoptimalkan kinerjanya.

Ratusan tenaga pendidik yang dilantik, meliputi 19 kepala SMP, 152 kepala SD, dua kepala TK, delapan pengawas, serta 23 penilik. Pengukuhan ratusan tenaga pendidik itu disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, Pj Sekda Pemkab Serang Agus Erwana, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Tatu mengatakan, sektor pendidikan merupakan salah satu indikator keberhasilan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM). Pendidikan juga dinilai krusial dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat, selain komponen penting untuk menunjang pencapaian tujuan. Lantaran itu, politikus Partai Golkar itu meminta seluruh tenaga pendidik yang dilantik dapat intens berkoordinasi dan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan sektor pendidikan. Tatu juga meminta kepala sekolah melaporkan adanya fasilitas sekolah yang rusak. “Untuk meningkatkan IPM dari sektor pendidikan, tenaga pendidik harus bisa bekerja optimal. Segera laporkan jika ada fasilitas pendidikan yang rusak. Tentunya, menggunakan skala prioritas,” pinta Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Serang itu.

Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banten itu, masa depan pendidikan di Kabupaten Serang bertumpu pada kinerja tenaga pendidiknya. Tatu mengimbau, tenaga pendidik dapat melakukan pendekatan kepada peserta didik untuk mengantisipasi maraknya pengaruh negatif di era globalisasi ini. “Supaya dampak kemajuan teknologi tidak merusak moralitas, etika, dan norma kebangsaan,” terangnya.

Tatu pun menilai, kegiatan mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal biasa sebagai penyegaran dan pemetaan satuan kerja agar sesuai domisili, serta dipandang perlu untuk menunjang aktivitas aparatur sipil negara (ASN) menjalankan kinerjanya. “Tidak ada lagi alasan atau kasus indisipliner yang berkaitan dengan jarak tempat kerja,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menambahkan, sebanyak 204 pejabat fungsional yang dirotasi dan mutasi. Sebanyak 27 pejabat di antaranya mengisi jabatan kepala SD yang pensiun. “Sisanya rotasi. Kalau di SMP ada dua kepala sekolah yang mengisi SMP Satap (Satu Atap-red),” ungkapnya.

Asep memastikan, tidak ada tenaga pendidik yang protes dengan adanya kebijakan rotasi dan mutasi. “Rotasi dan mutasi jabatan itu sebagai penyegaran kinerja para tenaga pendidik. Malah banyak yang bersyukur,” pungkasnya. (Rozak/RBG)