17 November 2018

Negara Indonesia Sudah Selayaknya Berterima Kasih kepada Pesantren

AKARTA – Resolusi Jihad 22 Oktober menjadi inspirasi ditetapkannya Hari Santri Nasional. Direktur Islam Nusantara Center Ahmad Ginanjar Sya’ban mengatakan, ini menjadi momentum masyarakat santri seluruh tanah air untuk merayakannya dengan menggelar kegiatan positif. Hal itu untuk mengangkat kembali peninggalan, karya, dan sejarah perjuangan serta peran ulama santri-santri bagi bangsa dan negara ini.

“Negara Indonesia sudah selayaknya berterima kasih kepada pesantren yang menyelamatkan pendidikan warga negara terutama di basis pedesaan dan kalangan ekonomi menengah ke bawah,” kata Ginanjar saat penganugerahan Santri Of The Year 2017 yang digelar INC di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Minggu (22/10).

INC berikhitar untuk menegaskan dan meneguhkan identitas serta eksistensi santri yang tidak lepas dari kehidupan berbangsa.

INC membuka polling yang berhasil menggaet 1,5 juta pemilih. Hal ini, kata Ginanjar, menunjukkan bentuk dukungan masyarakat dalam kepedulian besar terhadap santri dan pesantren.

“Terselenggaranya ini tidak terlepas dari dukungan pihak, khususnya voters yang memilih,” kata Ginanjar.

Dia berharap santri yang terpilih menginspirasi dan memberi kontribusi pada negara di bidang masing-masing. “Sekali santri, tetap santri seumur hidupnya untuk bangsa dan negara,” jelasnya.

Inisiator INC Jazilul Fawaid mengatakan, nominator-nominator ini mewakili untuk semangat membangun prestasi terbaik dalam mengisi kemerdekaan. (boy/jpnn)

Adapun kategori dan pemenang Santri Of The Year 2017 adalah:

Santri Inspiratif bidang Dakwah

1. KH Azwar Zahid (Bojonegoro, Jawa Timur)
2. Ustazah Mamah Dedeh Rosyidah (Jakarta)
3. Ustaz Abdul Shomad (Riau)

Santri Inspiratif Bidang Seni dan Budaya

1. Ki Enthus Susmono (Dalang Wayang, Tegal)
2. Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf (Pegiat Seni Selawat, Solo)
3. Habiburrahman El Shirazy (Novelis, Sineas, Salatiga)

Santri Inspiratif bidang Pendidikan
1. Prof KH Tholhah Hasan (Pendiri Unisma, Malang)
2. Prof Dr KH Abd A’la (Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya)
3. Gus Yusuf Khudhori (Pengasuh Pesantren API Tegalrejo, Magelang)

Santri Inspiratif bidang Wirausaha/Enterpreneur
1. Muhammad Amin (Direktur PT Prolube Sukses Jakarta)
2. Nanang Qosim Yusuf (Master Motivator the 7 Awareness, Banten)
3. Umar Jamaluddin (Perajin Grafiti Aksesoris, NU)

Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan
1. Saifullah Yusuf (Wagub Jawa Timur)
2. Wahidin Halim (Gubernur Banten)
3. Nurdin Bashirun (Gubernur Kepulauan Riau)

Pesantren Salaf Inspiratif
1. Pondok Pesantren Cidahu, Pandeglang
2. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri
3. Pondok Buntet Pesantren Cirebon

Pesantren Modern Inspiratif
1. Pesantren As Shiddiqiyah Jakarta
2. Pesantren Dar El Qolam Gintung, Tangerang
3. Pesantren Ummuk Qurro Al Islami Luwiliang, Bogor

Pesantren Enterpreneur Inspiratif
1. Pesantren Enterpreneur Al Ittiqaf Bandung
2. Pesantren Agribisnis Al Hikmah 2 Benda Brebes
3. Pesantren Wirausaha Darul Muttaqien Batu Malang

Pahlawan Santri
1. KH Bisri Syansuri Denanyar Jombang
2. KH Subchi Bambu Runcing Parakan Temanggung
3. KHR. Mamun Nawawi Cibatusah, Bekasi

Santri Berprestasi Internasional
1. Tontowi Ahmad (Santri Pesantren Al Falah Ploso, Juara Badminton Olympiade)
2. Malik Khidir (Santri Pesantren Al Barokah, Juara Kompetisi Robotik Internasional)
3. Izza Nur Layla (Santri Pesantren Nuris, Jember, Juara Internasional Kompetisi Agribisnis)